Food, Biotechnology, and Nutrition

Universitas Brawijaya

[Materi PMM] Mutu Fisik

Sifat-sifat fisik pada produk pangan memegang peranan penting sebagai ciri khas yang menjadi penilaian pertama mutu sebuah produk. Hal ini terjadi karena mutu fisik lebih mudah dan lebih cepat dikenali dibandingkan mutu kimia, mikrobiologi maupun mutu gizi. Beberapa parameter fisik produk memiliki korelasi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan parameter kimia, mikrobiologi, organoleptik, maupun fisiologi. Contohnya tekstur kekentalan pada produk saus berkaitan erat dengan kadar air produk atau penyimpangan warna yang terjadi pada produk olahan susu berkaitan dengan pertumbuhan mikroorganisme.

Ketika kita membeli sebuah produk makanan di supermarket hal pertama yang menarik perhatian kita adalah penampilan produk yang biasanya kita nilai menggunakan panca indra seperti, warna, aroma, tekstur, bentuk. Penilaian inilah yang disebut sebagai penilaian secara organoleptik menggunakan panca indra u  ntuk menilai kualitas produk secara subjektif. Pada industri kecil dan rumah tangga penilaian masih didasarkan pada pemeriksaan secara visual (organoleptik), namun pada industri-industri besar  pengukuran mutu dilakukan dengan menggunakan prinsip-prinsip mekanik yang dapat mengukur ciri-ciri fisik tersebut secara objektif menggunakan berbagai instrumen sederhana sehingga menghasilkan kualitas produk yang lebih konsisten. Sebagai contoh pengukuran warna produk secara fisik dapat menggunakan color reader. Dengan memahami berbagai parameter fisik bahan pangan maka akan memudahkan produsen dalam melakukan kontrol selama proses pengolahan.

Adapun lebih jelasnya akan dibahas pada materi berikut:

1. Mutu Fisik

Semoga bermanfaat. :)

[Materi Biologi] Pembelahan Sel

Pembelahan sel merupakan peristiwa penambahan jumlah sel, dimana sel induk mentransfer informasi genetik ke sel anak melalui proses bertahap untuk menghasilkan anak yang memiiki informasi genetik yang sama persis dengan induknya. Proses pembelahan sel dibedakan menjadi 2 tujuan besar yaitu pembelahan sel oleh “body cell” bertujuan untuk (1) pertmbuhan, (2) perbaikan sel yang rusak, dan (3) perkembangan dari embryo hingga menjadi organisme dewasa. Sedangkan pembelahan oleh “reproduction cell” bertujuan untuk reproduksi, yaitu menghasilkan sel sperma dan sel ovum. Adapun proses pembelahan lebih jelas akan dijelaskan pada materi berikut:

1. Pembelahan Sel

Semoga bermanfaat. :)

Berikut saya tambahkan video-video klarifikasi untuk memperjelas proses pembelahan sel dan beberapa peristiwa yang mungkin terjadi dalam tahapan pembelahan sel, termasuk kalainan yang terjadi.

Mitosis

YouTube Preview Image

Meiosis

YouTube Preview Image

Mutasi dan Down Syndrome

YouTube Preview Image

Semoga semakin memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pembelahan sel.

[Materi Kimia] Lemak

Lemak merupakan salah satu senyawa hidrokarbon yang memiliki kelarutan rendah di dalam air. Lemak menjadi salah satu komponen paling penting pada makhluk hidup karena menjadi salah satu penyusun utama membran sel. dimana membran sangat berperan dalam menjaga stabilitas sel sehingga organisme tetap hidup.

Di dalam tubuh, lemak tersimpan dalam bentuk trigliserida atau disebut juga triacylgliserol yang terdiri atas satu gliserol sebagai rantai utama yang mengikat tiga asam lemak. asam-asam lemak inilah yang berpengaruh dalam sifat fisik maupun kimia lemak.

untuk memahami lemak dan asam lemak lebih mendalam dapat dipelajari pada materi berikut:

4. Lemak

Semoga bermanfaat :)

[Materi Kimia] Hidrokarbon

Hidrokarbon merupakan komponen organik paling sederhana di muka bumi, hai ini karena hidrokarbon hanya tersusun atas dua jenis atom, yaitu atom Carbon (C) dan atom Hidrogen (H). Beberapa jenis hidrokarbon yang dikenal antara lain methana yang merupakan salah satu untuk penyusun gas alam. Adapun berbagai jenis hidrokarbon serta detai penamaan hidrokarbon sesuai dengan sistem IUPAC akan dibahas pada materi berikut:

3. Hidrokarbon

Semoga bermanfaat :)

[Materi Kimia] Asam dan Basa

Asam dan Basa merupakan bagian yang tidak teripsahkan dari kehidupan. berbagai bahan dalam kehidupan kita memliki sifat asam maupun sifat basa Seperti cuka, jus jeruk, kopi yang memiliki sifat asam, dan juga obat maag, detergen, dan pasta gigi yang memiliki sifat basa.

Adapun beberapa hal yang berkaitan dengan asam dan basa yang harus dipahami, antara lain:

1.Mahasiswa memahami konsep dasar asam dan basa
2.Mahasiswa mampu mendefinisikan dan membedakan sifat-sifat asam dan basa
3.Mahasiswa mampu memahami berbagai jenis indikator
4.Mahasiswa memahami konsep dasar netralisasi, titratsi,dan  standarisasi

2. Asam Basa

Semoga bermanfaat.

[Materi Kimia] Larutan dan Konsentrasi

Larutan menjadi dasar penting dalam analisa zat gizi. Berbagai larutan yang ada disekitar kita memiliki perbedaan sifat yang dipengaruhi oleh banyaknya zat terlarut dalam larutan tersebut. Selain itu, perbedaan konsetrasi zat terlarut di dalam larutan juga berpengaruh besar terhadap sifat larutan. Oleh karena itu sangat penting mahasiswa memahami berbagai jenis larutan dan sifat2 sifat larutan, serta bagaimana perhitungan konsentrasi larutan yang tepat. Berikut beberapa point yang bisa dipelajari mengenai larutan dan konsentrasi.

1. Larutan dan Konsentrasi

Semoga bermanfaat.

[Materi Pembekalan ICOM 2] Teknologi Tepat Guna

Dalam rangka membekali mahasiswa sebelum terjun langsung dan melihat kondisi serta permasalahan di masyarakat, mahasiswa perlu memahamai apa saja kiranya yang akan dihadapai dan apa yang dapat dilakukan.

Teknologi Tepat Guna merupakan teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan di setiap daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal untuk meningkatkan nilai ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat di lingkungan tersebut. Adapun beberapa contoh teknologi tepat guna dapat dipamahami melalui materi berikut:

ICOM 2 – TTG – ADK 2017

Semoga bermanfaat :)

[Materi NFI] Teknologi Suplementasi Pangan

Suplementasi atau yang lebih dikenal dengan istilah nutrifikasi pangan adalah sebuah proses penambahan satu atau lebih zat gizi ke dalam produk pangan dengan tujuan tertentu. Beberapa metode nutrifikasi pangan ini bertujuan untuk memberikan ciri khas pada produk pangan sehingga menjadi produk dengan sasaran target tertentu atau terbatas.

Adapun tujuan pembelajaran dari materi ini adalah

  1. Mahasiswa memahami tujuan dari suplementasi bahan pangan
  2. Mahasiswa memahami berbagai macam metode suplementasi beserta contohnya
  3. Mahasiswa memahami teknik yang digunakan untuk suplementasi bahan pangan.

Selamat belajar. Semoga bermanfaat.

3. Teknologi Suplementasi Pangan

[Materi NFI] Kuliah Pakar Prof. Bambang Hariyanto

Pada hari ini, 17 Mei 2017 MKP Nutrition of Food Industry (NFI) menyelenggarakan kuliah pakar dengan mengundang Pembicara dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong, Prof. Bambang Hariyanto.

Pada kesempatan kali ini beliau menjelaskan mengenai Pangan Lokal dan Berbagai Aplikasinya di Dunia Industri Pangan. beliau memberikan berbagai macam contoh bahan-bahan lokal yang menjadi penelitian di BPPT, terutama bahan-bahan berbasis karbohidrat yang kini mulai dilirik sebagai terapi diabetes. salah satu bahan yang menjadi sorotan adalah sagu.

Berikut merupakan materi yang disampaikan Prof Bambang Hariyanto. Semoga bermanfaat.

Pangan Lokal di Gizi Unibraw

Aplikasi Pangan Lokal di Dunia Industri Pangan

[Materi NFI] Advertisement of Nutrition Message in Food Product

Tren penggunaan pesan terkait kesehatan oleh produsen semakin meningkat, sehingga memberikan konsekuensi penting bagi regulator untuk menjamin bahwa pesan-pesan tersebut benar dan tidak  menyesatkan konsumen. oleh karena itu, setiap konsumen harus mendapatkan pendidikan konsumen agar setiap konsumen memahami hak dan kewajibannya. Sedangkan salah satu kewajiban produsen adalah memberikan pendidikan konsumen berupa advertisement (periklanan).

Iklan dinyatakan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan tulisan, gambar, maupun campurannya yang berisi berbagai informasi yang bertujuan untuk pemasaran dan penjualan produk. Salah satu bagian dari iklan adalah pelabelan produk (Food Labelling).

Setelah memperoleh materi ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menganalisa informasi yang diberikan oleh produsen, mampu membaca Food Labelling, sebagai bentuk pendidikan konsumen.

Selamat Belajar. Semoga Bermanfaat.

2. advertisement of nutrition message in food product