RSS
 

[Materi NFI] Teknologi Suplementasi Pangan

22 May

Suplementasi atau yang lebih dikenal dengan istilah nutrifikasi panganĀ adalah sebuah proses penambahan satu atau lebih zat gizi ke dalam produk pangan dengan tujuan tertentu. Beberapa metode nutrifikasi pangan ini bertujuan untuk memberikan ciri khas pada produk pangan sehingga menjadi produk dengan sasaran target tertentu atau terbatas.

Adapun tujuan pembelajaran dari materi ini adalah

  1. Mahasiswa memahami tujuan dari suplementasi bahan pangan
  2. Mahasiswa memahami berbagai macam metode suplementasi beserta contohnya
  3. Mahasiswa memahami teknik yang digunakan untuk suplementasi bahan pangan.

Selamat belajar. Semoga bermanfaat.

3. Teknologi Suplementasi Pangan

 

[Materi NFI] Kuliah Pakar Prof. Bambang Hariyanto

17 May

Pada hari ini, 17 Mei 2017 MKP Nutrition of Food Industry (NFI) menyelenggarakan kuliah pakar dengan mengundang Pembicara dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong, Prof. Bambang Hariyanto.

Pada kesempatan kali ini beliau menjelaskan mengenai Pangan Lokal dan Berbagai Aplikasinya di Dunia Industri Pangan. beliau memberikan berbagai macam contoh bahan-bahan lokal yang menjadi penelitian di BPPT, terutama bahan-bahan berbasis karbohidrat yang kini mulai dilirik sebagai terapi diabetes. salah satu bahan yang menjadi sorotan adalah sagu.

Berikut merupakan materi yang disampaikan Prof Bambang Hariyanto. Semoga bermanfaat.

Pangan Lokal di Gizi Unibraw

Aplikasi Pangan Lokal di Dunia Industri Pangan

 

[Materi NFI] Advertisement of Nutrition Message in Food Product

12 May

Tren penggunaan pesan terkait kesehatan oleh produsen semakin meningkat, sehingga memberikan konsekuensi penting bagi regulator untuk menjamin bahwa pesan-pesan tersebut benar dan tidakĀ  menyesatkan konsumen. oleh karena itu, setiap konsumen harus mendapatkan pendidikan konsumen agar setiap konsumen memahami hak dan kewajibannya. Sedangkan salah satu kewajiban produsen adalah memberikan pendidikan konsumen berupa advertisement (periklanan).

Iklan dinyatakan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan tulisan, gambar, maupun campurannya yang berisi berbagai informasi yang bertujuan untuk pemasaran dan penjualan produk. Salah satu bagian dari iklan adalah pelabelan produk (Food Labelling).

Setelah memperoleh materi ini mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menganalisa informasi yang diberikan oleh produsen, mampu membaca Food Labelling, sebagai bentuk pendidikan konsumen.

Selamat Belajar. Semoga Bermanfaat.

2. advertisement of nutrition message in food product

 

[Materi FDC1] Masakan Asia Timur

12 May

Negara-negara yang termasuk dalam Negara Asia Timur antara lain, Tiongkok (China), Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Hongkong, Makau, Taiwan, dan Mongolia.

Negara-negera memiliki beberapa persamaan yaitu kuatnya budaya yang dimiliki, negera 4 musim, nasi sebagai bahan pokok, dan sumpit sebagai alat makan. Persamaan inilah yang banyak mempengarushi jenis masakan di masing-masing negara tersebut.

Setelah mendapatkan metri ini mahasiswa diharapkan mampu mendefiniksan perbedaan mendasar yang ada pada masakan masing-masing negara, beserta bumbu-bubu khas negara tersebut.

Selamat Belajar. Semoga Bermanfaat.

2. Makanan Asia Timur

 

 
No Comments

Posted in FDC 1

 

[Materi NFI] Consumer Education and Wellness Program

10 May

Semakin majunya teknologi memberikan imbas yang cukup besar bagi perindustrian di Indonesia, tidak terkecuali industri pangan. semakin beragamnya jenis produk makanan dan minuman di Indonesia menuntut masyarakat untuk semakin jeli dan menjadi konsumen yang cerdas dan memilih dan menentukan produk maupun jasa yang dibutuhkan. Hal inilah yang hingga saat ini masih perlu untuk terus dikembangkan, yaitu kebutuhan konsumen untuk mengetahui akan hak dan kewajibannya.

Disinilah peranan industri dan pemerintahan diperlukan, yaitu memberikan sebuah program edukasi untuk mendidik konsumen menjadi konsumen yang cerdas. Beberapa kegiatan edukasi konsumen antara lain adanya “food labelling”, sosialisasi produk oleh marketing, advertisement (iklan), dan lain sebagainya.

Setelah mengikuti mater kali ini mahasiswa akan diharapkan mampu menjadi konsumen cerdas yang memahami hak dan kewajiban masing-masing, serta memahami peranan industri dan pemerintah dalam hubungannya untuk mengembangkan pasar global yang sehat dan bersaing.

Selamat Belajar. Seoga bermanfaat..

1. Role of Industry in Consumer Education and Wellness Program

 

[Materi AZG] Analisa Lemak

09 May

Lemak merupakan salah satu zat gizi makro yang penting dalam bahan makanan. Dalam dunia analisa, analisa lemak merupakan salah satu analisa proximat yang berdasar metode gravimetri (metode analisa yang melibatkan penimbangan di awal dan si akhir untuk menentukan kadarnya).

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan berbagai metode analisa lemak yang umum digunakan untuk mengetahui kadar lemak berbagai bahan makanan. Setelah menerima materi ini mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai metode analisa lemak beserta prinsip dan prosedur kerja pada masing-masing metode. serta mampu mengaplikasikan penggunaan masing-masing metode tersebut dalam melakukan pengukuran kadar lemak produk pangan.

Selamat belajar. Semoga bermanfaat.

4. Analisa Lemak

 

[Materi AZG] Analisa Protein

09 May

Protein merupakan salah satu nutrisi makro dalam produk pangan. Berbagai macam produk pangan di pasaran selalu mencantumkan kadar protein sebagai salah satu nutrisi penting dalam “nutrition fact”. Hal inilah yang menunjukkan pentingnya mempelajari metode analisa protein yang digunakan untuk menganalisa berbagai produk pangan tersebut.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai berbagai metode analisa yang lazim digunakan dalam pengukuran kadar protein, prinsip analisa, serta prosedur dan aplikasinya. Mahasiswa diharapkan mampu menentukan metode analisis yang tepat digunakan untuk setiap mengukur kadar protein pada berbagai produk pangan.

Selamat Belajar. Semoga Bermanfaat.

3. Analisa Protein

 

[Materi AZG] Kromatografi

15 Mar

Kromatografi adalah teknik pemisahan campuran menjadi komponen-komponen penyusunnya dengan memanipulasi karakteristik fisik dari komponen penyusun. Hal ini dapat dilakukan karena tidak ada dua zat yang memiliki karakteristik fisik yang sama.

Teknik kromatografi tergolong teknologi analisa modern, dimana dapat dilakukan dengan tujuan preparatif maupun analisis. Berbagai jenis metode pemisahan kromatografi dibedakan berdasarkan teknik kerjanya. Adapun beberapa teknik kromatografi yang akan dibahas pada pertemuan kali ini antara lain, (1) Kromatografi kertas, (2) Kromatografi Lapis Tipis, (3) Kromatografi kolom, (4) Kromatografi Gas, (5) Kromatografi Cairan Kinerja Tinggi.

Metode-metode ini sangat bermanfaat dalam analisa zat gizi pangan. Adapun tujuan pembelajara kali ini adalah:

1.Mahasiswa memahami pengertian dari kromatografi dan prinsip kerjanya
2.Mahasiswa mengetahui jenis-jenis kromatografi dan pemanfaatannya
3.Mahasiswa mengetahui prinsip kerja dari masing-masing jenis kromatrgafi yang berbeda
Semoga bermanfaat.
 

[Materi AZG] Spektrofotometri

09 Mar

Spektrofotometri merupakan seuatu metode analisa kuantitatif yang didasarkan pada pengukuran absorbansi (penyerapan) radiasi gelombang magnetik.

Adapun alat yang digunakan dalam analisa ini disebut spektrofotometer. Instrumen ini menggabungkan dua fungsi instrumen, yaitu spektrometer (alat yang menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu) serta fotometer (alat yang digunakan untuk mengukur cahaya yang ditransmisikan atau diabsopsikan).

Berbagai jenis spektrofotometer memiliki fungsi yang berbeda-beda. Materi ini diharapkan mampu membantu mahasiswa dalam memahami prinsip dasar dan cara kerja spektrofotometer. Selsin itu, mahasiswa juga diharapkan mampu mengaplikasikan spektrofotometer dalam analisa produk pangan.

SPEKTROFOTOMETRI

 

[Materi FDC1] Persiapan Bahan Makanan 2 – Produk Hewani

02 Mar

Persiapan makanan adalah proses yang sangat penting sebelum proses pengolahan maupun proses pemasakan. Proses persiapan meliputi pemilihan bahan, pencucian (pembersihan), pemotongan, pembumbuan.

Produk pangan hewani, yaitu daging, unggas, seafood, dan telur. Produk pangan hewani memiliki umur simpan yang lebih pendek jika dibandingkan dengan produk sayur dan buah . Hal ini disebabkan oleh tingginya kandungan protein pada produk hewani sehingga mudah terjadi kerusakan/ kebusukan oleh mikroorganisme.

Pada materi kali ini akan dijelaskan beberapa perlakuan yang harus diperhatikan sebelum melakukan pengolahan produk hewani. Dari materi kali ini diharapkan:

1. Mahasiswa mampu memahami pentingnya proses persiapan makanan terutama pada produk hewani

2. Mahasiswa mengetahui berbagai teknik persiapan produk hewani yang berbeda.

Semoga bermanfaat :)

1. Food Preaparation 2

 
No Comments

Posted in FDC 1